Hi Mong, ngomik versi 4 sudah dirilis lho. Cobain dan kasih masukan ya.

“Dengan pena dan kertas ku buat dunia dengan peraturanku
sendir. Di mana hanya aku yang memiliki kuasa sebagai hakim, hakim yang bebas
menentukan kuasanya hidup atau mati sebuah kehidupan”



Semalaman aku merenung ditemani pena dan buku. Aku tuliskan
segala keluh kesah dan kebencian. Semakin dalam aku menulis  semakin larut aku dalam kemarahan. Aku sudah
tidak tahan dengan perlakuan mereka, cacian mereka, dan hidup sebagai manusia
rendah. Aku ingin lari dari semua ini, tetapi bunuh diri adalah hal yang
sia-sia. Lagi pula



tidak akan ada yang memperdulikanku. Bagiku hidup ini tidak
gratis aku harus membayarnya dengan ambisi yang di tentukan oleh orang lain.
Aku  hidup seperti di tempat yang sempit
dan gelap layaknya alat atau hewan pertunjukan. Aku bertanya pada diriku
sendiri.



      ...