Hi Mong, ngomik versi 4 sudah dirilis lho. Cobain dan kasih masukan ya.
0komik
0pengikut
   

1 Bagian

Kamar ini gelap.

Cahaya bulan yang terpantul pada pisau jatuh di pipi Sachs, membuat wajah yang kesakitan itu makin terlihat rupawan.

Aku menjilat kulitnya, menyesap lelehan darah dengan penuh gairah.“Aku cinta padamu,” aku berbisik dalam tiap sayatan.

Satu goresan untuk pengkhianatanmu.

Satu tusukan untuk ucapan cintamu padaku.

Satu lagi untuk cinta kita berdua.

Aku terus menghitung dalam sayatan, membiarkan bola mata birunya menatap dengan penuh damba.Dia membalas ciumanku, kedua tangannya sudah terkulai lemas sejak lama.

“Rumah sakit...tolong...”

Bahkan saat mendengar bisikan itu aku tahu dia tidak serius, sebab tubuhnya malah mendorong masuk ke dalamku.

Aku terkesiap, merasa penuh.

Suara gemerisik kain beradu dengan lenguhan nafas, membuat musik yang gaduh.

Getar listrik mem...