10 menit kemudian .... .

Afrizky sudah berdiri di lapangan tengah dengan perasaan campur aduk tidak karuan, mengingat barusan ada ‘sedikit masalah’ yang memaksanya memakai pakaian olahraga entah itu beneran minjem atau hasil nyolong, terserah! Walaupun baju yang dikenakannya sedikit kegedean tapi setidaknya nyaman dipakai.

Si Authornya aja nggak bisa membayangkan, jadi silahkan dibayangkan sendiri.   

Dan di samping Afrizky ada seekor makhluk yang bernama Oksa, wajahnya terlihat bersemangat (habis cuci mata kali ya!) kayak mau kejatuhan durian runtuh aja, eh tunggu dulu bukannya kalo ketiban durian ‘kan malah sakit kenapa si Oksa justru kegirangan? Hih, dasar orang aneh.

Saat itu juga, lapangan tengah mulai rame dipemuhi dengan para peserta lomba acara class meeting. Acara class meeting selalu dilakukan seminggu setelah UAS, dan sebagian besar dari acara tersebut adalah lomba permainan olahraga. Tiap kelas wajib mewakilkan beberapa anak untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh panitia. Sisanya sebagai penonton yang menikmati jalannya pertandingan lomba atau bahkan sebagai penyemangat.

Saat ini Afrizky dan Oksa mewakilkan kelas X-D untuk mengikuti lomba permainan olahraga Bola Tembak yang didakan di lapangan tengah. Luas lapangannya hampir sama dengan luas lapangan bola voli.   

“Untung saja kita bisa tepat waktu ya, Friz!” ujar Oksa polos alias watados (wajah tanpa dosa).

“Kita? Loe aja kali gue kagak!” kata Afrizky ketus, Oksa sih cuek. Seketika Afrizky kepikiran sesuatu yang membuatnya harus ekstra waspada.

“E-eh, tunggu dulu Oksa btw tim kita nanti ada berapa orang termasuk ceweknya ada berapa? Lalu, lawan kita siapa?” tanya Afrizky pada Oksa. Oksa ngelirik Afrizky, ia menyunggingkan senyum jahatnya.

“Umn, kasih tau nggak ya .....???” Oksa nyengir.

“Oksa... . gue nggak main-main, loe tau sendiri ‘kan kalo gue phobia banget sama cewek itupun termasuk elo and tanpa pengecualian!” ucap Afrizky menahan napas, raut wajahnya terlihat panik.

“Hmmm... . setahu gue kelompok kita nanti ada 14 orang, 7 cowok dan 7 cewek dari kelas campuran, itu sudah termasuk kita juga,” jawab Oksa, Afrizky bisa setengah bernapas lega karena cewek-cowoknya imbang.

“Terus, kalo nggak salah lawan kita nanti juga ada 14 orang 7 cowok, 7 cewek. Tapi, tu-tunggu dulu... . kemungkinan besar lawannya jangan-jangan.... . ASTAGA, NGGAK MUNGKIN ITU ‘MEREKA’ ‘KAN??!?!” Oksa menepukkan jidatnya, matanya terbuka lebar tidak percaya.

“Memangnya kenapa dengan mereka?” tanya Afrizky heran melihat reaksi Oksa. Oksa menolehkan kepalanya, kemudian berjalan mendekati Afrizky lalu menarik bajunya sehingga membuat mereka saling menatap wajah satu sama yang lain hanya dengan jarak beberapa centi. Afrizky yang bajunya tertarik oleh Oksa menjadi gugup ketakutan.

“Apa loe nggak tau mereka siapa? Mereka adalah 2 orang yang sangat sulit untuk ditaklukkan dalam hal seperti ini, mereka sangat jago bermain permainan olahraga Bola Tembak.” Kata Oksa setengah berbisik pada Afrizky. Afrizky menelan ludah, ngeri.

“Mereka adalah si pendek yang tak terkenal Hirega Siregar dari kelas akselerasi dan sang ketua OSIS yang kejam Callista Prapanca alias Calvin Prapanca. Apa sekarang loe udah ngerti siapa mereka, Afrizky?” jelas Oksa mengakhiri pembicaraannya, Afrizky mengangguk pelan tanda ia mengerti. Bagus, Oksa tersenyum sembari melepaskan tarikannya.

PRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT ........ . !!!!!!? terdengar bunyi peluit ditiup dengan sangat keras dan panjang melengking. Semua peserta langsung berkumpul, bersiap-siap mengikuti jalannya pertandingan. Sebelumnya, panitia sudah menentukan kelompok para peserta masing-masing. Afrizky dan Oksa kebagian di tim 2 sementara Hirega dan Callista di tim 1.     

 Lalu siapa yang niup peluit? Siapa lagi kalo bukan si guru pedofil yang begitu tergila-gila pada Oksa (jangan bilang kesempatan -_-‘). Ya, beliau adalah wasit lomba permainan olahraga tersebut.

“Baiklah semuanya, saya disini akan menjelaskan sebentar beberapa hal penting mengenai permainan olahraga Bola Tembak. Bola Tembak adalah permainan olahraga yang menantang, seru, dan dapat dilakukan oleh siapapun.

Aturan permainan yang pertama, permainan akan disediakan 2 buah bola voli.

Kedua, pemain tim harus menembakkan bola voli tersebut kepada lawan.

Ketiga, pemain tim harus menembakkan bola tepat mengenai kaki lawan.

Keempat, jangan sampai terkena tembakan bola tersebut. 


 
0komik
149pengikut

Other Stories