Lho, tadi aku ngapain ya? Kenapa aku di sini?

 

Langit sudah bukan biru lagi. Warna merah-oranye bercampur menyinari ruang kelas. Entah sejak kapan aku di sini. Bukankah hari ini cuma ada pelajaran pagi? Sore ini seharusnya aku sudah ada di rumah. Dan lagi, aku ingat benar kalau tadi aku sudah keluar gerbang sekolah, saat langit masih biru.

 

"Wah, gak berubah sama sekali, ya!"

"Iya, masih tetap seperti waktu kita kelas 1 dulu!"

"Aku jadi kangen..."

 

Baru aku sadari, bahwa ini bukan ruang kelas 3-4 aku yang sekarang, tetapi ruang kelas waktu aku masih kelas 1. Ah, sepertinya hari ini memang pulang seperti biasa. Dan kami mantan murid kelas 1-7 sudah janjian untuk kumpul di sini, sebelum kami menghadapi lulus SMP minggu depan. Kenapa aku bisa lupa?

 

Benarkah begitu?

 

Hei, seingat aku Mai Kamiya tidak sekelas dengan aku waktu kelas 1, tapi waktu kelas 2. Yang sekelas dengan aku saat kelas 1 adalah Mai Kanzaki. Tidak mungkin aku salah ingat. Kalau begitu, kenapa dia ada di sini?

 

"Ayo Yukina, lepas sepatu kamu!" kata Kanzaki di atas meja.Yang lain juga sudah asyik mengobrol di atas meja setelah melepas sepatu. Aku segera menyusul setelah menaruh tas dan melepas sepatu.

"Kok Yukki dari tadi bengong sih?" tanya Takaya.

"Iya, padahal lagi seru kayak begini."sahut Kamiya.

 

Hei!?

 

Tunggu, ada yang aneh lagi. Kanzaki tidak pernah memanggilku Yukina. Ia selalu memanggilku dengan nama panggilan 'Yukki'. Takaya juga begitu. Sejak aku berperan sebagai ibunya di Festifal Ulangtahun Sekolah kelas 1, ia selalu memanggilku 'mama'. Benar-benar tidak pernah, bahkan di smspun dia memanggilku mama.  

 

Tiba-tiba kelas terasa sepi. Entah sejak kapan, di kelas hanya ada aku, Kamiya, Kanzaki, dan Takaya. Padahal, sampai tadi belasan teman sekelas aku ramai mengobrol di atas meja.

Aku mulai ketakutan. Dengan cepat aku turun dari meja dan mengambil tas.

 

"Kenapa Yukki!?" teriak Takaya dengan kaget.

"Di sini aneh! Aku mau pulang!"

"Pulang kemana?!"

"Tentu saja pulang ke..."

 

Mau pulang kemana?

 

Rumahku dimana? Aku harus pergi kemana? Naik apa aku pulang? Jalan kaki? Sepeda? Kereta? Atau...

 

Tidak, tidak!

 

Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga. Sudah, pikirkan itu nanti! Sekarang yang terpenting adalah keluar dari kelas ini! Ada yang aneh. Aku merasa ini bukan kelasku. Padahal aku bener-benar hafal penataan ruang kelas 1-7. Bahkan aku masih ingat penataan ruang kelas 1 SD.

 

Aku memakai tas yang kutaruh di atas meja, dan membungkuk untuk mengambil sepatu di bawah meja.

 

........Eh..?

 

Tidak ada sepatuku di sana. Yang ada hanyalah sepatu-sepatu yang sudah rusak. Dari seragam sepatu sekolahku, sandal, sepatu sandal, sepatu kerja.... Aku periksa satu persatu sepatu itu. Namun tidak dapat kutemukan sepatuku. Aku coba menyalakan lampu kelas, yang pada akhirnya hanya perkedap-kedip. Dan saat itulah aku sadar.

 

Tidak ada orang di kelas.

 

Tidak mungkin aku tidak sadar mereka bertiga keluar kelas, walaupun aku sibuk mencari sepatuku. Dan lagi sepatu rusak tersebut berserakan di semua bagian bawah meja. Di atas kursi bertumpukan tas-tas sekolah. Bertambah, bertambah, dan terus bertambah hingga semua kursi penuh dengan tas.

Aku merasa semakin aneh.

 

Takut, aku takut!

 

Tidak peduli tanpa memakai sepatu, aku berlari ke arah pintu. Secepatnya, secepat mungkin. AKU INGIN KELUAR DARI SINI!

 

"Hei, jangan kabur seperti itu. Kau belum memperkenalkan diri, anak baru."

"Kembalilah..."

"Ayo, tidak usah takut..."

 

Tidak peduli dengan suara aneh itu, aku terus berlari ke arah pintu.

 

Kenapa, kenapa pintu itu terasa jauh sekali?! Aku sudah berlari sekuat tenaga, tetapi aku tak kunjung mendekati pintu. Aku benar-benar ingin menangis... Seseorang, tolong keluarkan aku dari sini...! Kalau ini adalah mimpi, tolong bangunkan aku!!!

 

Sebentar lagi... Akhirnya aku bisa keluar!

 

Dan ketika aku mencoba membuka pintu,

dalam sekejap sekelilingku menjadi gelap, gelap, gelap...

 

 

 

T   E   N   G   G   E   L   A   M     

                                      D   A   L   A   M     

                                                 K   E    G   E   L   A   P   A   N


 
 
0comics
7followers

You might also like