Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Seringkali kita mendengar istilah tengah malam dan sepertiga malam terakhir, tapi kadang kita bingung bagaimana cara menentukannya. Insya'allah di artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara menghitungnya dan penggunaannya.

 

Tengah Malam: Waktu akhir sholat isya' yang kuat menurut sebagian ulama.

 

Waktu shalat Isya’ adalah hingga pertengahan malam.” (HR. Muslim no. 612).

artikel sholat isya': http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/3206-waktu-akhir-shalat-isya.html

 

Sepertiga malam terakhir: Waktu yang paling utama dalam sholat Tahajjud dan waktu dimana do'a sangat mujarab

 

Sesungguhnya puasa yang paling dicintai di sisi Allah adalah puasa Daud dan shalat yang dicintai Allah adalah shalatnya Nabi Daud 'alaihis salam. Beliau biasa tidur di separuh malam dan bangun tidur pada sepertiga malam terakhir. Lalu beliau tidur kembali pada seperenam malam terakhir. Nabi Daud biasa sehari berpuasa dan keesokan harinya tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 1131 dan Muslim no. 1159, dari 'Abdullah bin 'Amr.)

 

Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)

 

artikel sholat tahajjud: http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2858-panduan-shalat-tahajud.html

artikel do'a di sepertiga malam terakhir: http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3439-doa-di-sepertiga-malam-terakhir.html

 

CARA MENGHITUNG:

 

Pertama-tama, kita tentukan dulu waktu tenggelamnya matahari (Awal malam) dan waktu terbit fajar (Akhir Malam)

Kemudian kita hitung jarak waktu antara keduanya.

Kemudian hasilnya kita bagi dua .

Lalu hasil pembagian tersebut kita tambahkan waktu tenggelamnya matahari.

Maka hasil dari penambahan tersebut adalah waktu pertengahan malam.

Secara matematis digambarkan berikut ini.

 

Waktu Tengah Malam =

Wkt Tenggelam Matahari + [ (Wkt Terbit Fajar – Wkt Tenggelam Matahari) / 2 ]

 

Misalnya, jika waktu tenggelamnya matahari adalah pukul 18.00 dan waktu terbit fajar esok hari adalah pukul 05.00, maka jarak waktu antara keduanya setelah kita hitung adalah 11 jam. Waktu 11 jam ini kita bagi menjadi dua, maka hasilnya adalah 5 jam 30 menit. Kemudian hasil pembagian tersebut kita tambahkan kepada waktu matahari tenggelam, maka 18.00 + 5.30 = 23.30, maka jadilah waktu pertengahan malam adalah 23.30 (pukul setengah 12 malam).

 

Bagaimana kita menentukan sepertiga malam yang akhir:

Kita cari dulu selisih perbedaan waktu antara waktu matahari tenggelam dengan waktu fajar terbit sebagaimana di atas. Lalu hasilnya kita bagi tiga. Hasil pembagian tersebut kemudian dipakai untuk mengurangi waktu terbit fajar keesokan hari (dalam contoh ini waktu terbit pukul 05.00).

Jadi, pukul 05.00 – (11 jam / 3) = 05.00 – 3 jam 40 menit = pukul 01.20.

Maka permulaan sepertiga malam yang akhir adalah pada pukul 01.20 pagi (dini hari).

Waktu ini tidaklah tetap, akan tetapi akan berubah-ubah dari satu musim ke musim yang lain, tergantung waktu terbit fajar dan tenggelamnya matahari.

 

semoga membantu,

Wallahu waliyyut taufiq

 

referensi:

1. http://zuhud.wordpress.com/2008/03/25/menghitung-tengah-malam-dan-sepertiga-malam-yang-akhir/

2.http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2858-panduan-shalat-tahajud.html

3.http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/3206-waktu-akhir-shalat-isya.html

4. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3439-doa-di-sepertiga-malam-terakhir.html


 
0comics
61followers

You might also like